Catatan El-Kopitalis: Selain 'mendarat' pada media cetak, 'Kopitalisme'
juga mendarat ke media elektronik, yakni televisi, DAS KOPIkenTAL: Tatacara Mentertawai Diri, sebagai sebuah 'Creative Truth' terus menerus akan menuai 'Perspektif' menuju ranah 'realitas'.
'Objek' tertawaan kali ini adalah seorang tokoh filsafat Jawa dan penasihat
khusus Sri Sultan Hamengkubuwono IX -X. Ini dapat memberi pembenaran dan mempertegas sinyalemen 'Kopitalisme' tentang
'Kekeringan Filsafat' yang mendera bangsa Indonesia, semakin mendekati 'Sociological
Scientific Truth'. Mari kita simak, sebagai berikut:
Republik Mimpi: Dr Damarjati dan GW Bush (Milis FPK/Muhammad
Ruslailang Noertika/Selasa, 21 November 2006)
Rekan FPKers, dan Pak EG
Tayangan Republik Mimpi News Dot Com (RM) di Metro TV semalam (20nov06)
yang
menampilkan Dr Damarjati (dalam hal ini ditampilkan dan
diperkenalkan sebagai GW Bush tahun 2006) sungguh memprihatinkan
saya, berkaitan dengan kapasitas beliau - Bapak Yth Dr Damardjati Supadjar sebagai tokoh filsafat Jawa dan penasihat khusus
Sri Sultan Hamengkubuwono IX -X. Terlepas dari kesediaan beliau menjadi bahan olok-olok an di tayangan tersebut, tapi selayaknya
RM bisa memperlakukan
beliau sebagaimana kapasitasnya.
Akan halnya beliau diperolok2an sebagai GW Bush "tua" tahun
2026 karena kemiripan beliau, tentunya tetap dalam format yang dewasa, paling nggaK memperkenalkan nama asli beliau yang tentunya
dihormati oleh masyarakat UGM dan Yogyakarta. Beberapa petuah beliau tentang filsafat Jawa dan Islam yang justru menjadi ciri
khas dan spesialisasi beliau menjadi kabur dan bahkan menjadi bahan tertawaan ketika ditimpali dengan gurauan oleh Pak EG
dan host yang lain.....
sungguh memprihatinkan. ...mohon maaf bagi yang kurang setuju, namun ini hanya ungkapan perasaan
bekas mahasiswa yang teramat sangat menghormati ilmu dan ketokohan Bapak Dr Damardjati Supadjar - pakar filsafat Jawa-Islam
dari UGM ini.
wallahu alam bish showab
Ruslee